PLATFORM game Roblox meluncurkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dapat memparafrasekan bahasa tidak pantas dalam percakapan atau chat para penggunanya secara real-time. Fitur ini akan mengganti kata atau frasa yang dianggap melanggar kebijakan platform dengan ungkapan yang dinilai lebih pantas.

Sebelumnya, Roblox telah menggunakan filter AI untuk memblokir bahasa yang melanggar aturan. Namun, pesan yang disensor biasanya diganti dengan deretan tanda pagar (####). Perusahaan menilai terlalu banyak tanda pagar dapat mengganggu percakapan dan membuat isi chat sulit diikuti.
Melalui fitur baru ini, sistem akan mengganti kata atau frasa yang dianggap tidak pantas dengan padanan yang lebih sesuai. Misalnya, jika pengguna menulis “Hurry TF up” dalam chat, sistem akan menggantinya menjadi “Hurry up!”.
Chief Safety Officer Roblox Rajiv Bhatia mengatakan penerapan awal fitur tersebut difokuskan pada kata-kata kasar. Menurut dia, teknologi ini juga dapat membantu membentuk perilaku pengguna di platform. “Seiring sistem ini berkembang, mereka akan menciptakan efek berantai bagi kesopanan, di mana umpan balik secara real-time membantu pengguna mempelajari dan mengadopsi Standar Komunitas kami,” kata Bhatia dalam sebuah unggahan blog, dikutip dari laporan Engadget, 7 Maret 2026.
Setiap pesan yang diparafrasekan akan disertai catatan yang dapat dilihat oleh semua peserta percakapan. Sementara itu, pengirim pesan akan diberi tahu bagian bahasa mana yang telah diedit oleh sistem.
Roblox juga menegaskan bahwa pengguna yang terus menggunakan kata-kata kasar tetap dapat dikenai sanksi karena melanggar kebijakan platform, meskipun pesan mereka telah diparafrasekan oleh AI.
Fitur parafrase ini telah diterapkan pada percakapan antara pengguna yang telah diverifikasi usianya dan berada dalam kelompok usia serupa, serta tersedia dalam semua bahasa yang didukung oleh alat penerjemahan Roblox.
